Thursday, March 11, 2010

Menjajal Kembali Ke Selera Asal

Dok : Panitia Gelar Dapur

TEMPO Interaktif, Jakarta - Di dalam sekitar selusin tenda, stan-stan itu memajang sajian masakan yang mempunyai ciri khas tersendiri. Ada soto kudus, sate maranggi, menu masakan sunda, gudeg, nasi begana hingga aneka masakan kepulauan Riau. Tak terkecuali hadir pula kue serabi dan kerak telor khas Betawi.

Hujan yang mengguyur deras pada Jum'at siang kemarin tak terlalu menghalangi aktivitas peserta. Bau sedap meruap-ruap ke udara kala beberapa pengunjung usai berucap memesan menu masing-masing. Sebuah panggung berukuran sedang di bagian tengah belum ada aktivitas kecuali memperdengarkan musik-musik pop, diseling suara penyiar radio.

Radio? Ya, inilah ajang Gelar Dapur Nusantara yang digelar Radio Kayu Manis (RKM) yang berlangsung Jumat (5/3) hingga Minggu (7/3) ini di Parkir Gelanggang Renang, Senayan, Jakarta Selatan. Acara bazar masakan Indonesia yang berlangsung pukul 10.00-21.00 WIB ini diikuti sekitar 40 stan, dari target 60 stan.

Saat pembukaan Jum'at siang masih sepi. Mungkin karena lokasi terbuka dan agak becek akibat hujan. Padahal, hanya berjarak 50 meter tengah digelar pameran akbar komputer dan dunia gadget yang ramai pengunjung.

Bazar ini menghadirkan berbagai masakan dan penganan dari beberapa daerah Nusantara. Selain makanan, acara ini juga dilengkapi sesi memasak bersama chef Bono, pameran batik, pemutaran film pendek hingga pentas musik tradisional seperti keroncong campursari.

Komisaris Utama RKM, Rohmad Hadiwijoyo, yang juga seorang dalang mengatakan, sudah saatnya Radio Kayu Manis yang mengemban misi sebagai radio budaya untuk ikut serta pelestarian seni budaya Nusantara.

“Bangsa kita kaya seni dan budaya yang punya nilai tinggi di mata internasional. Oleh karena itu, kesadaran atas kearifan budaya lokal dan kepedulian terhadap sesama serta jiwa nasionalisme yang tinggi perlu diperkuat agar budaya lokal tidak tergerus oleh arus globalisasi,” ujar Rohmad.

Dia juga menyinggung ribut-ribut Batik yang sempat diklaim negeri tetaangga Malaysia. “Buat dunia masakan, misalnya jangan sampai kerak telor diklaim Malaysia,” tegas Rohmad. Meskipun mungkin ada beberapa kekurangan dari kegiatan tersebut, pihaknya bertekad tahun-tahun berikutnya ajang ini digelar lagi.

Nah, pingin menjajal beberapa menu Nusantara, silakan meluncur ke Senayan.

Dwi Arjanto

Nyala Fantasi Karpet Merah Oscar

 Cameron Diaz, Anna Kendrick dan Vera Farmiga. AP/Chris Pizzello
 
TEMPO Interaktif, Masih setia dengan siraman lampu blitz. Masih di Kodak Theater, Los Angeles, Amerika Serikat. Masih dengan segenap energi menampilkan kekuatan keanggunan nan wah. Dan di Academy Award, kesabaran kita atas debar-debar yang berhak beroleh Oscar terganjar lunas oleh gaun-gaun yang memukau, permata berkilauan, dan setelan apik para bintang di karpet merah pada Minggu malam waktu setempat (kemarin pagi waktu Indonesia bagian barat).

Atmosfer Hollywood seakan penuh hingga lampu-lampu dan warna-warna digerakkan para wanita tersohor, seperti Sandra Bullock, Cameron Diaz, dan Zoe Saldana, yang mengenakan gaun-gaun berkilau metalik untuk merayakan malam besar.

Nomine aktris terbaik, Carey Mulligan, tampil dalam balutan gaun Prada hitam yang unik. Dengan dihiasi taburan aksesori, seperti gunting, sendok, dan garpu mini, menambah aksen manis bagian atas gaunnya.

Sebuah gaun amethyst karya John Galliano untuk rumah mode Dior tampil unik membalut tubuh Charlize Theron. Pilihan Theron lumayan berani karena dua lapis rosette-nya tidak ditempatkan pada garis dada, tapi menjadi pembungkus dada itu sendiri.

Aktris yang aktingnya kian kinclong, Sandra Bullock, mencuri perhatian dalam balutan gaun vintage silver. Gaun cantik yang dikenakannya semakin membentuk lekuk tubuh Bullock yang ramping. Meski begitu, dia justru mengklaim gaun yang dikenakannyalah yang membuat penampilannya sangat memukau.

"Gaun ini yang terlihat fantastik. Bukannya aku. Rasanya luar biasa begitu memakainya," ujar bintang yang meraih Oscar pertama sebagai aktris terbaik lewat film The Blind Side itu.

Gaya patron ruffle dihadirkan Demi Moore, yang berbusana Atelier Versace hingga Vera Farmiga. Farmiga mengatakan gaun strapless panjang magenta karya Marchesa disebutnya, "Mengingatkanku pada satu bunga yang tengah mekar."

Lihatlah Kate Winslet, yang menghadiri acara bergengsi ini, dengan gaun strapless silver koleksi adibusana Yves Saint Laurent. Sekilas tampak sederhana, namun tetap menawan. Aktris berambut pirang Cameron Diaz nyaman dengan busana keemasan rancangan Oscar de la Renta.

Agaknya di karpet merah para pelaku gaya kurang memiliki keanggunan yang terkendali, seperti ditunjukkannya pada acara penghargaan lain musim ini, dan lebih edgy--dan kadang-kadang mengejutkan--sebagai pilihan. Tapi bisa jadi itulah yang menyalakan fantasi.

"Kami lihat meningkatnya dari keglamoran yang telah kami simak dalam musim ajang anugerah. Kami juga lihat para pelaku tak berhenti menata rambut, perhiasan, dan riasan ke tingkat berikutnya," kata Melissa Liebling-Goldberg dari Stylewatch.com.

Ada pula kritik para pakar gaya yang menyebutkan bahwa para bintang mengambil lebih banyak risiko, seperti Sarah Jessica Parker, yang mengenakan busana kuning pucat Chanel, terinspirasi oleh gaun sutra charmeuse pada 1960-an dengan bahu terbuka.

"Orang-orang telah tertahan, tapi sekarang mereka ingin bersenang-senang dan ingin melarikan diri," komentar Lawrence Zarian, ahli mode stasiun TV Guide. Tapi dia mengatakan beberapa di antaranya kelewat jauh. "Banyak selebritas mendambakan penanda," ujar Zarian, yang mencatat Charlize Theron tampak seperti orang dengan dua tangan yang memegang payudaranya.

Zarian juga memberikan jempol ke bawah untuk Maggie Gyllenhaal, yang bergaun strapless biru bermotif hitam karya perancang Dries van Noten. "Dia tampak seperti sedang berpakaian seadanya, bukan kelas Oscar."

Biru memang memainkan peran di atas karpet merah, seiring dengan embusan aura biru oleh film Avatar, yang sempat diunggulkan memboyong banyak Oscar. Termasuk dilakukan Mo'Nique, yang mendapat Oscar atas perannya di Precious, dan penyanyi Mariah Carey. Carey tampil seksi memamerkan sebuah decolletes dalam gaun biru laut karya Valentino yang lugas berbelah setinggi paha kaki kanannya.

Kebanyakan aktor nyaman dengan tuksedo tradisional atau setelan gelap. Toh mereka bisa serasi mendukung para perempuan yang berjalan percaya diri di karpet merah. Aktor George Clooney, yang dicegat seorang penyiar TV, membantah ungkapan "pria kesepian" seperti perannya di Up in the Air yang ditujukan padanya. "Aku bukan pria kesepian. Aku dikelilingi para perempuan yang bergaun panjang."

Nah, soal keanggunan, Oscar 2010 tentu mencatat Jennifer Lopez sebagai salah satu yang bergaun terbaik. Istri Marc Anthony ini memikat dengan gaun pink pucat koleksi Armani Prive yang berpotongan dramatis di satu sisinya. Balutan gaun itu menegaskan lekuk tubuh indah J-Lo. Prive mengatakan gaun itu terinspirasi dari romansa dan misteri sang bulan.

Reuters/Telegraph.co.uk/People/Dwi Arjanto

Virus AIDS Bisa Bersembunyi di Tulang Sumsum


TEMPO/Arif Fadillah

TEMPO Interaktif, Washington - Virus penyebab AIDS dapat bersembunyi di tulang sumsum, untuk menghindari obat-obatan dan kemudian bangun untuk menyebabkan penyakit.
Dr Kathleen Collins dari University of Michigan dan rekannya, melaporkan dalam edisi minggu ini dari jurnal Nature Medicine bahwa virus HIV dapat menular dan tinggal lama di sel sumsum tulang yang pada akhirnya berubah menjadi sel-sel darah.

Virus ini mengendap dalam sel-sel tulang sumsum, katanya, tapi ketika sel-sel nenek moyang mereka berkembang menjadi sel-sel darah, maka virus ini dapat diaktifkan kembali dan menyebabkan infeksi baru. Virus kemudian membunuh sel-sel darah baru dan kemudian pindah menginfeksi sel lain. "Kalau kita mampu menemukan cara untuk menyingkirkan sel-sel, langkah pertama adalah memahami mana infeksi laten yang dapat berkembang," ujar Collins.

Collins mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, obat-obatan telah mengurangi kematian AIDS cukup tajam, namun pasien harus tetap memakai obat-obatan seumur hidup atau infeksi akan datang kembali. Itu indikasi bahwa sementara pertempuran obat virus aktif, beberapa penyakit tersembunyi tetap menyala setelah terapi dihentikan.

Mencari sumber infeksi ini penting karena memungkinkan pasien AIDS untuk berhenti minum obat setelah infeksi mereka berakhir. Itu penting di negara-negara di mana perawatan sulit untuk membeli dan mendapatkan obat. "Saya tidak tahu berapa banyak orang yang menyadari bahwa meski obat telah mengurangi angka kematian, tapi kita masih memiliki jalan panjang," kata Collins dalam wawancara telepon. "Itu terutama karena kita tidak bisa menghentikan obat-obatan, orang harus menerimanya untuk seumur hidup."

Penelitian ini didanai oleh National Institutes of Health, Burroughs Wellcome Foundation, University of Michigan, Rackham Predoctoral Fellowship, National Science Foundation dan Maas Bernard Fellowship.

AP| NUR HARYANTO

Polri Buru Umar Patek

Thursday, 11 March 2010
Image 









BERAKHIRNYA DULMATIN: Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menunjukkan foto tersangka teroris Dulmatin di Markas Besar Polri, Jakarta, kemarin.


JAKARTA (SI) - Mabes Polri bergerak cepat.Setelah menembak mati Dulmatin alias Yahya Ibrahim di Pamulang,Kota Tangerang Selatan,Banten, Selasa lalu (9/3),polisi kini langsung memburu Umar Patek. Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengungkapkan, anggota Densus 88/Antiteror Mabes Polri sudah beberapa hari terakhir mengintai lokasi persembunyian teroris baru.Aktivitas tersebut bahkan sudah dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Saat ini anak-anak saya (anggota Densus 88) tengah berada di suatu tempat melakukan sesuatu. Mudah-mudahan dapat sesuatu dalam waktu dekat. Ada sesuatu yang besar sedang kita nantikan dari pengejaran pelaku teror,”ujar Kapolri di Markas Komando Brimob Kelapa Dua kemarin. Kapolri tidak menyebut langsung nama Umar Patek sebagai target perburuan pascatewasnya Dulmatin, salah satu tokoh teroris yang paling berpengaruh di wilayah Asia Tenggara.Namun dalam jumpa pers di Mabes Polri kemarin, Kapolri sempat memperlihatkan foto jenazah dan foto berwarna mengenai profil buronan yang dirilis Pemerintah Filipina.

Dalam foto yang bertuliskan “Terrorist-Murderer”tersebut,terdapat foto profil Umar Patek dan Dulmatin. Untuk sekadar diketahui, kedua orang itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Pemerintah Filipina, Indonesia, dan Amerika Serikat (AS). Bahkan, untuk bisa menangkap keduanya,Pemerintah AS mengeluarkan sayembara, siapa pun yang berhasil menangkap Dulmatin dan Umar Patek alias Mike akan mendapatkan hadiah masing-masing USD10 juta (Rp93 miliar) dan USD1 juta (Rp9,3 miliar). Sayangnya, foto tersebut tidak diperlihatkan dan langsung disimpan. ”Masih ada satu lagi,tapi yang ini jangan dulu, masih menjadi target kami,” jelas Kapolri.

Sementara tersangka teroris yang tewas di Ruko Multiplus, Jalan Siliwangi No 6 Pamulang, Kota Tangerang Selatan, dipastikan Dulmatin yang juga memiliki nama alias Mansyur, Joko Pitono, dan beberapa nama lain.Kepastian teroris tersebut Dulmatin untuk kali pertama disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam jamuan makan siang yang digelar PM Australia Kevin Rudd di Gedung Parlemen Australia di Canberra kemarin. “Saya dapat berita dari Tanah Air bahwa setelah Indonesia melumpuhkan tokoh teroris Dr Azahari dan Noordin M Top yang mengganggu Asia Tenggara, alhamdulilah polisi Indonesia telah melumpuhkan satu tokoh teroris Asia Tenggara lainnya,Dulmatin,dalam sebuah operasi polisi di Jakarta,” kata Presiden yang disambut tepuk tangan hadirin.

Kapolri menjelaskan, kepastian nama Dulmatin berasal dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap DNA dengan tingkat kekeliruan 1 :100.000 triliun.Menurutnya, bisa dipertanggungjawabkan secara profesional bahwa tersangka teroris yang tewas adalah Dulmatin. Berdasarkan keterangan Ali Imron, tersangka teroris yang divonis seumur hidup dalam kasus bom Bali I, dipastikan pula bahwa korban tewas itu adalah Dulmatin. “Pengakuan juga disampaikan Ali Imron yang sudah divonis seumur hidup. Dia memberikan penjelasan bahwa dia bersama-sama dengan Dulmatin merakit bom untuk bom Bali I,”ujar Kapolri.

Kepala Pusat Dokter dan Kesehatan (Kapusdokkes) Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Mussadeq Ishak membenarkan, dari hasil identifikasi jenazah dengan metode identifikasi internasional, yaitu Interpol Disaster Victim Indentification (DVI) Procedure–– yang di dalamnya termasuk identifikasi tanda-tanda fisik berupa tahi lalat di bawah bibir sebelah kanan, alis mata, dan bentuk dagu––, dipastikan bahwa teroris yang tewas adalah Dulmatin. Untuk memastikan hal itu, Polri juga melakukan pemeriksaan DNA dan mencocokkan dengan DNA sang ibu Hj Masniati, 68, dan anak, Ali Usman, 12. Hasilnya, disimpulkan jenazah nomor 001 match 100% dengan profil DNA yang ada di database Polri dengan keakuratan mendekati 100% atau tingkat kesalahan 1:100.000 triliun, yaitu Dulmatin.

Adapun dua tersangka teroris lain yang tewas dalam penggerebekan di Gang Asem,Pamulang diketahui bernama Ridwan dan Hasan Noer. Keduanya adalah pengawal Dulmatin. Selain itu, polisi berhasil menangkap hiduphidup dua pengawal Dulmatin lainnya,yakni BR alias AH serta SB alias I.Keduanya saat ini berada di Mako Brimob,Kelapa Dua, Depok untuk menjalani pemeriksaan secara maraton. Begitu pun Fauzi yang rumahnya dijadikan tempat penampungan teroris sedang dalam proses pemeriksaan.“Saya selaku Kapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih, khususnya kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara mengenai Fauzi yang rumahnya sempat dijadikan tempat penampungan tersangka teroris, menurut Kapolri, masih dalam proses pemeriksaan.“Tidak mungkin kami jelaskan. Jadi soal dananya sedang didalami, kami telusuri dari mana ini semua,kami proses sidik,”katanya. Kapolri lebih jauh menuturkan, selain menembak mati dan menangkap para tersangka teroris, tim Densus 88 Mabes Polri juga menyita sejumlah barang, di antaranya dua lembar printed circuit board (PCB) dan tiga remote delay bomb yang sudah siap serta lima lembar rangkaian bom yang juga telah disiapkan. ”Ditemukan remoteuntuk pelaksanaan bom jarak jauh,”ujarnya.

Polisi juga menemukan slip penerimaan dan penukaran uang berbentuk mata uang peso Filipina pada 2003,kartu identitas KTP,slip penukaran di money changer di Menteng, Jakarta Pusat, sejumlah uang, ponsel, serta dokumen imigrasi berupa paspor atas nama yang bersangkutan yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Jakarta Timur. Polri juga menyita notebook, handycam, senjata api revolver kaliber 38,FN, sejumlah amunisi dengan jumlah yang cukup banyak, serta SIM card yang dibeli di Aceh. ”Khusus pistol revolver kaliber 38 bukan buatan sini, peluru juga khusus bukan buatan sini.

Senjata api berikutnya FN juga bukan buatan sini dengan jumlah peluru yang cukup banyak, dengan satu selongsong yang kosong sudah digunakan mereka,”kata Kapolri. Penggerebekan teroris di Pamulang merupakan pengembangan pengejaran teroris di Aceh.Menurut Kapolri,Dulmatin yang juga disebut-sebut sebagai ahli pembuat bom selain Dr Azahari berperan sebagai orang yang mempersiapkan pelatihan militer,membeli persenjataan dan amunisi, serta mendanai kegiatan militer karena sudah mendapatkan aliran dana senilai Rp500 juta.

Hanya dari mana dana tersebut diperoleh serta persiapan dan strategi apa yang sedang dirancang Dulmatin, Kapolri tidak bersedia mengungkapkan lebih jauh. Dia hanya memastikan, dari informasi yang diperoleh intelijen, teroris yang diidentifikasi dari Jamaah Islamiyah (JI) akan menggunakan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sebagai tempat pelatihan kelompok teroris di Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan sejak Februari 2010 lalu hingga kemudian terbongkar karena laporan masyarakat tentang adanya latihan dengan menggunakan senjata di wilayah Aceh Besar, tepatnya di Pegunungan Jalin Jantho.

Seperti diketahui, polisi telah melakukan penggerebekan di tempat tersebut,yang mengakibatkan tiga anggota Polri, yaitu Brigadir Anumerta Boas Woisiri, Brigadir Anumerta Darmansyah, dan Brigadir Anumerta Srihendra Kusuma Malau, tewas tertembak. Jenazah ketiganya baru ditemukan dan dievakuasi dari medan pertempuran beberapa hari kemudian. Dari rangkaian operasi yang dilakukan hingga kemarin, total tersangka teroris yang berhasil ditangkap serta yang tewas berjumlah 30 orang. Di antaranya adalah Sapta Adi bin Robert Bakri alias Ismet Hakiki alias Syaelendra,40, yang terlibat dalam aksi bom di Kedubes Australia 2004 silam. Tersangka merupakan lulusan asal Pandeglang, Banten, dan merupakan lulusan Mindanao,Filipina.

Ada pula nama Yudi Zulfahri alias Bara,27, warga Aceh Besar yang merupakan pemuda asal Aceh pertama yang direkrut dan mengikuti pelatihan; Zaki Rahmatullah alias Abu Jahid asal Pandeglang, Masykur Rahmat bin Mahmud,21, dari Aceh Jaya yang sempat tertembak pada kakinya saat terjadi penggerebekan; Surya alias Abu Semak Belukar (Aceh); Azam alias Imanudin (Aceh); Heru, tersngka dari Lampung kelahiran Wonogiri; dan Muchtar asal Tanah Abang,Jakarta Pusat. Polisi juga menangkap Agus Kasdianto alias Hasan alias Nasim (Depok); Deni Suhendra alias Faris (Karawang); Adi Munadi (Bandung), Laode Afif alias Adit alias Abu Hazwa (Rawamangun); Deni Sulaiman alias Sule (Lampung); Adam alias Ade (Pandeglang); Sofyan Tsauri (Depok) yang pernah mendirikan sekolah untuk pelatihan menembak di Depok beberapa tahun lalu dan diidentifikasi sebagai pemasok senjata.

Selain itu tertangkap pula Sutrisno, Tatan, Abdi, Iwan Suka Abdullah yang tewas dalam penggerebekan di Aceh Besar dan Marzuki alias Tengku yang juga ditemukan tewas tertembak asal Aceh. Dari tangan para tersangka teroris, Polri menyita sembilan pucuk senjata api dari berbagai lokasi terdiri dari tiga M16,senapan laras panjang AK 56 dan AK58, AK 47 pistol FN dan revolver,granat asap, belasan ribu peluru atau amunisi dari berbagai kaliber untuk AK dan M16. Termasuk sejumlah perlengkapan seperti baju-baju loreng,perlengkapan militer.

Apresiasi

Wakil Presiden (Wapres) Boediono memberikan apresiasinya kepada Polri yang berhasil melumpuhkan Dulmatin. Dalam keterangan persnya Wapres juga mengajak masyarakat Indonesia untuk membantu kepolisian memberantas kegiatan terorisme di Tanah Air. “Saya menghimbau masyarakat supaya memberikan dukungan penuh kepada Polri dalam mengungkapkan tugas mulia kita ini untuk mengamankan negara kita dari teroris,” ujar Wapres saat menyampaikan keterangan persnya di Istana Wapres Jakarta.

Sebelum memberikan keterangan, Boediono menerima Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Wakapolri Komjen Polisi Yusuf Manggabarani. Sekitar pukul 12.20 WIB Kapolri tiba di Istana Wapres dan langsung diterima Boediono yang saat itu sedang memimpin rapat terbatas soal kemiskinan. Wapres menerima Kapolri hampir selama 20 menit di ruang kerjanya. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menyampaikan penghargaan atas keberhasilan Polri menangani pelaku teroris bersenjata di Tanah Air. Ketua PBNU Ahmad Bagdja menandaskan, NU terus mendorong upaya penghilangan akar terorisme di tingkat nasional maupun global.

”Rasa keadilan, tegaknya hukum, peningkatan kesejahteraan adalah pendekatan yang dalam jangka panjang dapat mengatasi terorisme di dalam negeri,” katanya. Namun PBNU juga mengingatkan bahwa penanganan terorisme tidak bisa dilakukan hanya dengan pendekatan keamanan.Pasalnya, pendekatan keamanan akan menimbulkan kekerasan baru dan korban yang terus berjatuhan. (sucipto/ a fajrihidayat / rarasati syarief/nurul huda)
Sumber : http://www.seputar-indonesia.com

Paris vs Selebriti

Image

PARIS rupanya sudah bosan dengan serbuan paparazi dan pemberitaan selebriti Hollywood di setiap pergelaran mode.Karenanya,para pelaku mode mengucapkan selamat tinggal kepada selebriti.


Front row Stella McCartney memang masih terlihat penuh bintang pop juga aktris Hollywood, begitu juga di barisan depan Chanel, Louis Vuitton, Christian Dior, dan Jean Paul Gaultier. Namun, para pelaku mode Paris kini lebih memfokuskan pada mode ketimbang siapa yang hadir di pertunjukan tertentu. Hal itu terlihat jelas dari gosip dan kabar yang beredar di backstage. Para stylist tidak lagi sibuk bergosip tentang selebriti yang terlihat di pintu masuk sebuah venue, kabar yang beredar justru mengenai koleksi aksesori terbaru atau spekulasi akan desain yang masuk dalam daftar must have itempada musim ini.

”Saya rasa, sekarang ini Paris sudah bosan dengan glamorama dan drama para bintang di berbagai pertunjukan.Kini Paris Fashion Week lebih menekankan pada produk yang mereka ciptakan untuk musim mendatang ketimbang meributkan siapa selebriti yang akan hadir di pertunjukan,”tutur Director of Accessories Selfridges & Co Sebastian Manes. ”Saya pikir, ini hal yang sangat bagus,” sambungnya. Pertunjukan Stella McCartney memang masih bertabur bintang, namun yang menjadi primadona bukanlah Madonna yang duduk di barisan depan, melainkan koleksi sang desainer Vegan, yang menyuguhkan blazer bergaris maskulin serta koleksi terusan rajut yang diprediksi menjadi favorit fashionistapada musim mendatang.

”McCartney menyuguhkan koleksi yang luar biasa.Wearable dan tetap down-to-earth,” papar Fashion Director Bloomingdale’s Stephanie Solomon,yang mengatakan dirinya sangat menyukai ragam terusan bergaris A,jaket quilt, serta gaun-gaun ringan berpunggung terbuka dalam warna ceria. ”Dia (McCartney) menambahkan tato hennadi punggung para model yang menjadi nilai plus,”sambungnya. Stella mengatakan memang ingin menghadirkan koleksi busana yang bisa dikenakan para wanita.” Koleksi ini merupakan respons akan selera konsumen yang semakin matang dan semakin tahu apa yang mereka butuhkan dari sebuah pakaian, perasaan nyaman serta fungsi, bukan hanya keindahan,” papar putri pentolan grup band The Beatles,Paul McCartney itu.

Selebriti sebagai konsultan artistik juga tidak lagi diperhitungkan di Paris.Emanuel Ungaro tampil baik-baik saja tanpa campur tangan pesohor Hollywood Lindsay Lohan, yang musim lalu menjadi konsultan artistik bagi label asal Paris itu.Namun, pengaruh Hollywood Lohan tidak bisa memenangi opini positif dari editor mode serta buyer. Koleksi debut Lohan dan Estrela Archs, direktur kreatif Ungaro,yang mulai masuk toko musim ini, ditolak oleh situs belanja online net-e-porter.com serta beberapa department store eksklusif. Karenanya, untuk koleksi musim gugur mendatang,Archs lebih banyak bermain di jalur tradisi Ungaro, dengan menonjolkan prints,warna, juga cutting simpel nan wearable.

Archs menghadirkan banyak gaun bermotif polkadot yang dipadankan dengan aksesori berwarna terang, juga padanan atasan bergaya bustier bersama celana bermotif leopard.Kesan keseluruhannya memang tidak seperti busana musim gugur,namun lebih berdaya pakai ketimbang koleksi mini penuh bentukan hati anjuran Lohan. Di panggung Loewe, desainer Inggris Stuart Vevers mengombinasikan gaya retro dengan sentuhan rock n roll.Sesekali citra elegan dari bulu rubah dan gaya klasik ala 40- an terlihat mengintip,mencipta banyak nuansa gaya untuk dinikmati para fashionista pada musim gugur nanti. Phoebe Philo yang kini menakhodai Celine pun rupanya tak ingin ambil risiko.

Philo masih berkomitmen dengan gaya minimalis ala Celine,sementara Charlier menyuntikkan sisi romantis pada Cacharel tanpa menghilangkan signature stylebusana penuh prints. ”Menurut saya, yang membuat para desainer menjadi akrab dengan selebriti karena mereka ingin menjadikan apa yang mereka ciptakan punya gaung yang luas dan lebih tahan lama,dan sekarang ini, mengandalkan nama brand saja tidak cukup,” papar Director Personal Shopping Americana Manhasset Danielle Merollo. ”Selebriti pun menjadi media, komoditas bagi desainer dan brand untuk memperluas pengaruh koleksinya.

Namun, lama-kelamaan, gaya selebriti mulai merasuki mode dan kini pelaku mode sudah jenuh,”sambungnya. Kendati demikian,Merollo beranggapan selebriti masih akan menjadi ujung tombak promosi brandmode,terutama di Amerika. (yahoonews.com/ Rtr/lesthia kertopati)

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com

Ponsel Internet Makin Digemari

Rabu, 28 Oktober 2009 16:42 WIB   
http://www.mediaindonesia.com  
Ponsel Internet Makin Digemari REUTERS/Stefan Wermuth
 
JAKARTA--MI: Terus berkembangnya internet ternyata berdampak pada tingkat konsumsi telepon selular (ponsel) yang mendukung penggunanya mengakses dunia maya dengan mudah. Tahun 2010 diprediksi pasar seluler Indonesia akan didominasi oleh cellular internet. Penggunaan internet lewat telepon selular akan meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Penggunaan internet lewat ponsel akan terus naik," kata Yongki Susilo, retailer service director The Nielsen Indonesia, di Jakarta, Rabu (28/10).

Yongki memprediksi, kenaikan pengguna internet lewat telepon selular akan didominasi oleh pasar muda. Sebanyak 72% mereka yang menjelajah dunia maya lewat ponsel ini adalah konsumen berusia 27 tahun ke bawah. Dan 82% di antaranya adalah laki-laki. "Mengapa laki-laki saya juga belum dapat memastikan," ujarnya.

Berdasarkan data cellular trends di kuartal tiga 2009, penggunaan telepon selular di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 48% dibanding tahhun 2008. "Pasokan ponsel sebesar 8 juta sampai kuartal tiga ini," katanya.

Dari jumlah tersebut, sambung Yongki, sebanyak 90% telepon selular yang paling banyak dibeli dan digunakan konsumen adalah yang harganya di bawah Rp1 juta.

Naiknya pangguna internet lewat telepon selular, kata Yongki, juga terjadi karena munculnya gaya baru bersilaturahmi di Indonesia. Di mana yang semula silaturahmi bisa dilakukan lewat tatap muka, saat ini bisa dipersingkat dan dipermudah hanya dengan memanfaatkan situs jejaring di internet.

"Terlihat pengguna facebook di Indonesia tahun 2008 itu sebesar 300 ribu orang. Tahun ini, sudah mencapai 10,8 juta. Itu angka tinggi sekali,"ujarnya. (DU/OL-02)

YouTube Kini Bisa Dinikmati Penderita Tunarungu

Sabtu, 06 Maret 2010 06:02 WIB  
http://www.mediaindonesia.com
 
YouTube Kini Bisa Dinikmati Penderita Tunarungu
SAN FRANCISCO--MI: Agar kontennya dapat diakses oleh semua pengguna internet, terutama para tunarungu, jejaring video internet, Youtube akan mengembangkan fitur auto-captions yakni semacam subtitle (terjemahan) untuk semua videoklipnya.

"Hari ini, kami meluncurkan firtur auto-captions untuk seluruh pengguna Youtube," kata Hiroto Tokusei, Manajer Produk Youtube dalam blog resmi website tersebut, kemarin.

Sejauh ini, auto-captions hanya terdapat pada video berbahasa Inggris, kata Tokusei. Namun, Youtube berencana untuk mengembangkan fitur itu ke 50 bahasa lain dalam beberapa bulan ke depan.

Youtube mulai mengembangkan fitur auto-captions pada 2008. Pada November tahun lalu, sebenarnya website itu telah merilis auto-captions, tapi hanya untuk kalangan tertentu.

YouTube memercayai pengembangan fitur auto-captions ini akan membantu para pengguna, khususnya mereka yang memiliki masalah dengan pendengaran agas dapat lebih jelas dalam menonton video.

Menurut penelitian yang digelar Youtube, sebanyak 700 juta orang di dunia akan memiliki masalah dengan perndengaran mereka pada 2015. (Pri/Xinhua/OL-02)