Monday, December 13, 2010

IndoLeaks Mengekor Popularitas WikiLeaks

JAKARTA, KOMPAS.com — Pembuatan situs IndoLeaks diduga ingin memanfaatkan popularitas WikiLeaks yang sukses mengangkat isu-isu terpendam ke publik di seluruh dunia.
"IndoLeaks sepertinya ingin memanfaatkan popularitas WikiLeaks. Bedanya, IndoLeaks lebih mengangkat isu-isu yang masih hangat atau terlupakan di Indonesia," kata praktisi IT, Anggito Wachjoewidayat, Senin (13/12/2010) di Jakarta.
Ketika ditemui seusai memberikan special lecture dalam "The 3rd International Conference on Information and Communication Technology for the Moslem World (ICT4M) 2010" di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Abimanyu mengaku tidak tahu siapa dalang di balik pembuatan IndoLeaks.
Ia menjelaskan, gaya IndoLeaks secara garis besar sama dengan WikiLeaks. Namun, dokumen yang tersebar di IndoLeaks adalah berbentuk copy atau faksimile. "Saya yakin sebetulnya dokumen yang ditampilkan sudah pernah diketahui oleh para pejabat sejak dulu. Tapi, karena tak ada klarifikasi, akhirnya disebarkan ke publik," ujarnya.
Bahkan, dokumen IndoLeaks yang juga sulit diketahui siapa pengirimnya. "Dokumen dari mana. Faks dari sekian berapakah. Contoh, informasi G-30-S masih ada. Tapi, kita harus tahu itu kan masih hasil copy-an keberapa," tambahnya.
Abimanyu menilai, topik yang diangkat IndoLeaks cenderung dibuat menarik apa adanya. "Semuanya liar dan tak fokus. Terkadang bahas Munir, G-30-S dan kasus-kasus lainnya yang masih penuh tanda tanya," kata dia.

iPhone 4 Hadir Mulai 17 Desember

JAKARTA, KOMPAS.com — Telkomsel, Jumat (10/12/2010), secara resmi mengumumkan peluncuran iPhone 4 di Indonesia yang berlangsung pada 17 Desember 2010. Dua model iPhone 4, masing-masing dengan kapasitas memori 16 GB dan 32 GB, ditawarkan dengan berbagai pilihan paket harga.
iPhone 4 akan tersedia di 15 gerai GraPARI, antara lain di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Palembang, Balikpapan, Manado, dan Makassar. Paket iPhone 4 juga akan dijual di semua outlet resmi Apple Premium Reseller (iBox, eStore, EMAX, PCMax, dan Infinite), Oke Shop, Sarindo, Telesindo Shop, Global Teleshop, serta Selular Shop.
Masyarakat juga bisa membeli iPhone 4 Telkomsel saat berlangsungnya pameran penjualan yang digelar pada 17-19 Desember 2010 di Senayan City Jakarta dan Tunjungan Plaza Surabaya serta 20-26 Desember 2010 di Mal Kelapa Gading 3 Jakarta.
"Kami bangga dapat meluncurkan iPhone 4 dan terus melanjutkan komitmen kami menghadirkan pengalaman mobile lifestyle terbaik untuk masyarakat," kata Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno dalam rilis persnya. Selama ini Telkomsel memang menjadi partner eksklusif Apple untuk menjual iPhone di Indonesia.
Dibanding iPhone versi sebelumnya, iPhone 4 kini lebih lengkap dengan fitur FaceTime untuk video call dan menggunakan layar resolusi tinggi Retina Display. iPhone 4 juga dilengkapi kamera 5 megapiksel dengan flash LED, fitur perekam video high-definition, prosesor A4 Apple, dan giroskop 3 sumbu. Daya tahan baterai pun lebih lama, 40 persen. Selain itu, iPhone 4 hadir dengan sistem operasi terbaru dan akses ke lebih dari 300.000 aplikasi, termasuk aplikasi iMovie baru yang dihadirkan khusus untuk iPhone ini.
Telkomsel menawarkan berbagai pilihan harga paket iPhone 4, baik dengan paket langganan maupun beli putus. Telkomsel menyediakan potongan harga spesial dengan cicilan 0 persen selama 6 bulan bagi pemegang kartu kredit BCA, Mandiri, BNI, dan Citibank.
Harga iPhone 4 Telkomsel
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt;"Times New Roman"; mso-fareast-"Times New Roman";} Paket iPhone 4
kartuHALO* Turbo
kartuHALO* Turbo Plus kartuHALO* Turbo Premium Paket Bundling simPATI
Biaya Bulanan** Rp 270.000 Rp 370.000 Rp 555.000 0 Gratis Bicara (Menit)** 0 180 360 0 Gratis SMS/MMS** 0 / 20 150 / 20 300 / 20 0 / 20 Gratis Data (MB)** 500 500 1.000 500 iPhone 4 16GB*** Rp 2.765.000 Rp 2.300.000 Rp 1.375.000 Rp 6.999.000 iPhone 4 32GB*** Rp 3.800.000 Rp 3.350.000 Rp 2.415.000 Rp 8.199.000

Wednesday, December 1, 2010

Samsung Galaxy Tab


Samsung Indonesia sedang melakukan promosi untuk gadget terbarunya yaitu Samsung Galaxy Tab. Promo dilakukan dengan memberikan potongan harga sebesar 1,1 juta. Dari harga yang berkisar diatas Rp. 7 juta, pada saat promosi, pembeli cukup membayar sebesar Rp. 5,9 juta untuk dapat membawa pulang Samsung Galaxy Tab.



Spesifikasi Samsung Galaxy Tab.

Samsung Galaxy Tab adalah sejenis Tablet PC dengan ukuran 190,09 X 120,45 X 11,98mm dan berat hanya 380 gram. Gadget yang satu ini memiliki layar AMOLED sebesar 7 inch dengan resolusi 1024x600 piksel. Gadget yang digadang-gadang sebagai pesaing besar Ipad ini, dilengkapi dengan Prosesor Samsung Galaxy Tab berjenis Cortex A8 dengan kecepatan 1Ghz yang dipadupadankan dengan memori RAM yang memiliki kapasitas sebesar 512MB.


Samsung Galaxy Tab menggunakan OS Android, yang mempunyai beberapa kelebihan diantaranya support multi-tasking, memiliki home screen yang informatif, dan karena basik sistemnya adalah open source, maka kita bebas memodifikasi sistem.

Untuk urusan penyimpanan data, gadget yang satu ini didukung oleh memori internal dengan kapasitas 16 Gb. Selain itu, gadget yang satu ini dilengkapai dengan slot MicroSD yang dapat digunakan untuk memperbesar ruang penyimpanan Samsung Galaxy Tab hingga 32 Gb.

Pengguna Samsung Galaxy Tab juga akan dimanjakan dengan fiitur lain berupa kamera yang mempunyai resolusi 3,2 megapixel dan 1,3 megapixel. Fitur ini bisa menjadi nilai plus bagi Samsung Galaxy Tab. Ini dikarenakan Ipad sebagai saingannya, tidak memiliki fitur tersebut.

Kemampuan lain dari Samsung Galaxy Tab adalah Samsung Galaxy Tab mendukung berbagai format film seperti DivX, XviD, MPEG4, H.264 dll. Jadi dipastikan bahwa kita tidak akan pernah bosan. Karena Samsung Galaxy Tab telah mensuport urusan multimedia.

Dalam urusan berselancar di dunia maya, koneksi Samsung Galaxy Tab menyuguhkan berbagai service koneksi seperti High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA), sampai WiFi 802. Yang jelas Samsung Galaxy Tab juga tetap bisa digunakan untuk menelefon dengan menggunakan headset khusus.

Demikian tadi sedikit pemaparan mengenai harga dan spesifikasi Gadget terbaru keluaran Samsung yaitu Samsung Galaxy Tab.

Thursday, April 22, 2010

Satu Lagi Maling Uang Negara: Gubernur Sumatera Utara

TEMPO Interaktif, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Syamsul Arifin sebagai tersangka. Juru bicara KPK, Johan Budi S.P., mengatakan Gubernur Sumatera Utara ini diduga menyelewengkan anggaran pendapatan dan belanja daerah Langkat, Sumatera Utara, pada 2000-2007.

Korupsi tersebut, menurut Johan, terjadi saat Syamsul menjabat pemimpin daerah di kabupaten tersebut. "Ini soal dugaan penyalahgunaan APBD," kata Johan di kantornya kemarin. Ia menjelaskan, jumlah dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus ini semula Rp 102,7 miliar. Tapi, di tengah pengusutan, Syamsul mengembalikan duit sekitar Rp 61 miliar. "Sehingga kerugian negara menjadi Rp 51 miliar," katanya.

Menurut Johan, kasus korupsi anggaran di Kabupaten Langkat ini ditangani bersama oleh KPK dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Untuk perkara yang ditangani KPK, baru Syamsul Arifin yang ditetapkan sebagai tersangka. Syamsul dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, dan Pasal 8 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi. "Kemungkinan ada tersangka lain," ujar Johan.

Syamsul, yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Bulan Bintang, dan sejumlah partai kecil, terpilih sebagai Gubernur Sumatera Utara pada Juni 2008. Tahun lalu ia merapat ke Golkar dan terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Sumatera Utara.

Hingga berita ini ditulis, Syamsul belum bisa dimintai konfirmasi. Dihubungi melalui telepon selulernya, panggilan tidak diangkat. Pesan singkat yang dikirim juga belum dibalas. Konfirmasi diperoleh Tempo dari Eddy Sofyan, Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Eddy mengatakan, pihaknya belum menerima surat atau pemberitahuan secara resmi soal penetapan status tersangka Syamsul. "Kendati begitu, kami menghormati proses hukum yang berlaku," ujar Eddy saat dihubungi kemarin.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan kemarin siang masih melihat Syamsul Arifin di tengah rapat kerja para gubernur dan kabinet yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Tampaksiring, Bali. "Siang tadi masih, tapi sore ini saya tidak melihat beliau," kata Gamawan.

Menurut Gamawan, penetapan tersangka oleh KPK itu tak otomatis membuat posisi Syamsul nonaktif sebagai gubernur. "Karena penonaktifan itu dilakukan setelah yang bersangkutan jadi terdakwa," katanya. Gamawan berencana melaporkan penetapan status tersangka atas Syamsul Arifin itu ke Presiden Yudhoyono.

Selain Syamsul, Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah, yang dulu diusung oleh Golkar, Partai Demokrat, dan PKS, juga berstatus sebagai tersangka, bahkan ditahan KPK di Rumah Tahanan Cipinang. Ismeth tersangkut kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran yang merugikan negara Rp 5,4 miliar. Namun, selain masih menjalankan fungsinya sebagai gubernur, Ismeth tetap bertekad akan mencalonkan diri lagi dalam pemilihan kepala daerah mendatang.

Sejarah Mbah Priok ternyata HOAX (?)

Reff : http://forum.detik.com/showthread.php?t=180948
Dirangkum dari wawancara Metro TV dan Alwi Shahab (ahli sejarah Betawi) dan Ridwan Saidi (Budayawan Senior Betawi) pada acara Metro Pagi.

1. Sejarah penamaan Tanjung Priok yang berasal dari Priok yang menyelamatkan Habib Al-Haadad dari tenggelamnya kapal lalu kemudian prioknya ditanam disamping makam, lalu di atas priok itu tumbuh pohon, adalah hoax
Penjelasan : Sebenarnya, nama Tanjung Priok berasal dari abad 1 Masehi, ketika itu masyarakat pribumi yang masih primitif dan belum mengenal Perahu layar yang besar menyebut perahu Bangsa china dan Arab dengan nama Sampan Priok, yang artinya Periuk raksasa. Perahu-perahu itu bersandar di pantai yang luas, sehingga disebut Tunjung Periok, artinya Tanah tempat Periuk besar. Pada abad-abad selanjutnya, secara kebetulan pula perdagangan meningkat, masyarakat setempat yang banyak pengrajin Periuk menimbun barang dagangan mereka di atas rakit-rakit bambu di pantai.

2. Habib Al-Haadad lahir pada 1727 dan wafat pada 1756 adalah hoax
Penjelasan : Habib Al-Haadad adalah keturunan ketiga (cicit) dari SUltan Hamid dari Palembang. Sultan Hamid sendiri wafat pada 1820 dalam usia 70 tahun (lahir 1750), bagaimana mungkin cicit duluan lahir daripada kakek buyut?

3. Habib Al-Haadad adalah salah satu pe-nyiar agama di Jawa adalah hoax
Penjelasan : Habib Al-Haadad memang berniat untuk melakukan syiar agama di Pulau Jawa. Dia mendengar kisah Faletehan dan Para Wali, sehingga merasa terpanggil untuk datang ke Jawa.
Pada usia yang sangat muda ia berangkat ke Nusa Kelapa (Jakarta). Tapi di tengah perjalanan kapalnya karam, dan diapun selamat karena tertolong periuk yang dipakainya buat menopang samapai ke pantai. Setibanya di Pantai, dia ditolong masyarakat. Diapun mengakui bahwa dia keturunan Sultan Palembang yang ingin melakukan syiar di Jawa. Mendengar hal itu masyarakat setempat menjadi senang, karena kebetulan mereka membutuhkan seorang habib untuk mendampingi Para Habib di Priok.
Dia sendiri tidak pernah melakukan syiar agama kemana-mana, dia hanya menjadi penceramah agama di daerah Tanjung Priok sampai meinggal setahun setelah selamat dari tenggelam itu.

4. Tanah Makam adalah milik Habib Al-Haadad adalah hoax
Penjelasan : Habib Al-Haadad adalah Habib ke 11 yang dimakamkan disana. Habib pertama yang dikubur disana adalah Habib Abdullah bin ALatas, seorang Habib dari Kebun Jeruk yang meninggal pada 1760, selanjutnya masih ada 9 Habib lainnya sebelum terakhir adalah Mbah Priok. Yang paling terkenal dari 11 itu adalah Habib Luar Batang yang hidup pada masa bersamaan dengan Habib Al-Haadad. Habib Luar Batang sangat dihormati oleh orang Betawi, bahkan narasumber (Ridwan Saidi) diberi nama Ridwan oleh Habib Luar Batang ini pada awal abad 19.
Keturunan 10 Habib sudah pernah menyerahkan tanah makam tersebut kepada Pemerintah Belanda dan Indonesia karena makam tersebut sudah bercampur baur dengan makam masyarakat.
Kecuali (orang yang mengaku) sebagai Ahli Waris Habib Al-Haadad, justru mengajukan SUrat Hak Evigendoom.

5. Habib Al-Haadad punya keturunan adalah hoax,
Penjelasan : Habib Al-Haadad sampai saat wafatnya belum pernah menikah, apalagi sampai punya keturunan, sehingga dipertanyakan, siapa sebenarnya orang-orang yang mengaku Ahli Warisnya?

6. TPU Semper sudah memiliki 11 Makam Habib sejak 1997, sehingga dipertanyakan, kalau memang jasad Mbah Priok masih di Koja, lalu siapakah yang dipindah dan dimakamkan di Semper?

Sebuah dokumen kembali diedarkan di internet. Isinya, mirip sebuah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan terperiksa Sjahril Djohan (SJ). Isinya, tentang keterlibatan Susno dengan SJ dalam beberapa kasus di Mabes Polri

Inilah Keterlibatan Susno (Versi Internet BAP SJ)
Susno Duadji
(inilah.com/Agung Rajasa)

INILAH.COM, Dalam dokumen versi internet itu, dituliskan tentang jawaban SJ terkait isu yang berkembang di media tentang markus di tubuh Polri. Berikut kutipan jawaban dari SJ:
Sebelum saya berangkat ke Australia dalam rangka berobat, berita-berita mengenai markus yang disebutkan oleh Susno Duadji sudah berkembang. Saya menahan diri dan melihat Susno sampai sejauhmana dia mau bikin seperti ini.

Karena sebelumnya saya tahu Susno akan berbuat seperti ini, yang diawali dengan kasus Bibit-Chandra. Sebelum kasus ini meledak, saat ramai-ramainya kasus Cicak-Buaya, Susno pernah meminta bantuan saya untuk mencari data tentang kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh Bibit dan Chandra selaku Wakil Ketua KPK yang pada saat itu sedang dalam proses penyidikan oleh Bareskrim. Hal ini dimintakan Susno agar dapat segera melakukan penahanan terhadap Bibit dan Chandra.

Berkaitan dengan berkembangnya isu tentang Markus di media dan masyarakat yang disampaikan oleh Susno periode sekitar bulan februari dan maret, saya masih sekedar mengamati tentang isu yang berkembang.
Karena saya tahu bahwa Susno mempunyai rencana-rencana untuk membongkar kasus. Hal tersebut saya ketahui sebelum Susno lengser, dan saya sudah mengetahui nama saya Sjahril Djohan dikaitkan oleh Susno dalam permasalahan Markus yang dilakukan oleh Susno.[bersambung]

Wednesday, April 14, 2010

Ahmad Tajudin, Satpol PP yang Tewas di Koja

Kepergian pria 27 tahun itu membawa duka bagi keluarga. Namun, keluarga mengaku ikhlas.
Kamis, 15 April 2010, 06:57 WIB
Elin Yunita Kristanti, Sandy Adam Mahaputra
Bentrokan di Makam Mbah Priok (VIVAnews/Tri Saputro)
VIVAnews - Bentrok di muka makam keramat Mbah Priok menimbulkan korban jiwa. Dua orang aparat Satuan Polisi Pamong Praja dipastikan tewas, Ahmad Tajudin dan W Soepono.

Kepergian korban menimbulkan duka bagi keluarga. Kakak Ahmad Tajudin, Ahmad Rivai (32), mengetahui kabar duka itu sehabis maghrib.

Lelayu datang dari rekan korban dari sesama anggota Satpol PP Jakarta Barat. "Pertama kali dikabarkan hanya cidera, begitu dikabarkan saya langsung ke RS Koja," kata Ahmad Rivai, Kamis 15 April 2010 dini hari.

Ahmad Tajudin tewas dalam usia relatif muda, 27 tahun. Dia adalah warga Jalan HH No 43 RT 9/1, Kebon Jeruk,  Jakarta Barat.

Sebuah rumah sederhana satu lantai dengan tembok warna biru, diketahui sebagai tempat tinggalnya.

Ahmad Tajudin adalah anak kesebelas dari 13 bersaudara, dari pasangan Haji Mahmud dan Hj Halifah. Korban bekerja di Satpol PP Walikota Jakarta Barat sejak tahun 2005.

Ahmad Tajudin tewas dengan luka sabetan di punggung, luka di kepala, wajah dan lengan.

"Kami menerima ini dengan sabar dan meminta pengertian dari satpol PP untuk memperhatikan anggotanya," kata Ahmad Rivai.

Sebelumnya, kepastian tewasnya Ahmad Tajudin disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Priyanto saat berkunjung ke RS Koja, pukul 23.00 WIB, Rabu 14 April 2010. Saat itu, baru satu aparat yang dipastikan tewas.

"Sementara  yang kita terima baru satu yang meninggal, Ahmad Tadjudin. Sudah dibawa ke RSCM," kata Priyanto yang datang bersama Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Mendagri Gamawan Fauzi.